Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan Pertamanan Kota Kediri Berupaya Selamatkan Bumi dan Air Demi Generasi Anak Cucu Kedepan

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI-Upaya untuk menjaga agar bumi dan air selalu dalam kondisi terjaga baik, demi kehidupan anak cucu kedepannya.

Salah satunya dengan merawat, menjaga dan memelihara bumi dan air agar tetap terjaga lingkungan selalu bersih, asri dan indah.

Kita juga selalu mengajak seluruh masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan membudayakan untuk memilah sampah di lingkungan keluarganya sendiri.

Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri dalam memperingati Hari Bumi yang tepat 22 April 2019 dan Hari Air Sedunia sebulan yang lalu, yang digelar melalui kegiatan melakukan penghijauan dan bersih-bersih di area Wisata Sumber Jiput Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Kota Kediri, Minggu (21/4/2019) pagi.

Kegiatan peringatan Hari Bumi dan Air kali ini mengambil tema 'Air Sumber Kehidupan Dengan Air Kita Memberikan Kehidupan Untuk Segalanya'.

Didik Catur HP Kepala DLHKP yang diwakili Ir.Datik Indrijaswati, A.P,MM selaku Kepala Bidang Pertamanan dan Tata Lingkungan DLHKP Kota Kediri mengatakan, dalam memperingati hari bumi dan air melakukan penghijauan dan bersih-bersih di area Wisata Sumber Jimput.

"Tidak hanya melakukan penghijau disekitar Wisata Sumber Jiput juga dibeberapa titik Wisata Sumber yang lain yang ada di Kota Kediri. Juga melakukan bersih-bersih sampah di area sekitar Wisata Sumber Jimput,"tuturnya.

Datik mengatakan, bahwa kegiatan ini juga melibatkan ratusan komunitas sepeda onthel dan Forum Komunitas Hijau dalam rangka memeriahkan hari peringatan bumi dan air.

"Kondisi bumi kita ini dikelilingi air sekitar 70 persen. Ada pulau, danau dan sungai merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga. Manusia sangat membutuhkan air yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Baik untuk makan, minum dan mandi," bebernya.

Datik juga mengajak kepada seluruh peserta untuk membudayakan dan memunculkan kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya dan gerakan memilah sampah dimulai dari rumah tangganya sendiri.

"Dengan menyelamatkan bumi dan air agar tetap terjaga, demi kelangsungan hidup untuk anak cucu kita,"harapnya.

Kegiatan ini menggandeng masyarakat sekitar, Komunitas Sepeda Tua Indonesaia (Kosti) dan Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Kediri.

Sekaligus dalam kegiatan ini, Kabid Pertamanan dan Tata Lingkungan Datik menanam pohon di area Wisata Sumber Jimput di Kelurahan Rejomulyo dalam rangka meyelematkan bumi dan air dengan menanam pohon pule, trembesi dan pohon abar.

Selanjutnya ada kegiatan Cleanup atau membersihkan kawasan sumber jiput. Panitia juga menyediakan hadiah doorprize untuk seluruh peserta yang hadir dan digelar aneka lomba serta permainan yang melibatkan peserta.  Menariknya ratusan peserta memakai pakaian jaman dulu dan wanita memakai kebaya. (Adv/prijo) 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita